A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: HTTP_COOKIE

Filename: controllers/Detail.php

Line Number: 64

Backtrace:

File: /home/kazeeid/public_html/@news/application/controllers/Detail.php
Line: 64
Function: _error_handler

File: /home/kazeeid/public_html/@news/index.php
Line: 324
Function: require_once

SOROT.News-Melihat Keberadaan Mesin Parkir Elektronik Di Kota Bandung

Melihat Keberadaan Mesin Parkir Elektronik Di Kota Bandung

Sorot.News
Diterbitkan : 01 Agustus 2017 | Kategori : Entermizzo


Sebagai smart city, Kota Bandung sejak 2013 sampai dengan sekarang terus memberikan inovasi-inovasi dalam memecahkan permasalahan dengan terintegrasi dalam berbagai bidang yang memanfaatkan teknologi. Hal ini tentunya memberikan dampak praktis dan efisiensi dalam pengelolaan kota. Sehingga saat ini masyarakat Kota Bandung dimudahkan dengan pelayanan publik yang berbasis teknologi.

Inovasi yang bisa dilihat saat ini adalah keberadaan mesin parkir elektronik yang tersebar diberbagai titik di Kota Bandung, meskipun kehadirannya telah ada sejak 2012 di Jalan Braga, saat ini mesin parkir elektronik telah berkembang dan tersebar di 445 titik lokasi. Namun, meskipun telah beroperasi sejak Jumat, 14 Juli 2017, warga Bandung belum terlihat antusias dalam menggunakan mesin parkir elektronik ini.

Saat ini, mesin parkir elektronik dalam menerima pembayaran hanya bisa melalui layanan kartu bayar elektronik menggunakan Brizzi Bank BRI, E-Money Bank Mandiri, dan TapCash BNI, sehingga tidak perlu menggunakan koin dalam melakukan transaksi pembayaran. Sedangkan tarif yang dikenakan tipa kendaraan berbeda-beda, Jenis kendaraan motor dikenakan tarif Rp 1.500 untuk satu jam pertama dan Rp 1.000 untuk jam berikutnya, mobil dikenakan tarif Rp 3.000 untuk satu jam pertama dan Rp 2.000 untuk jam berikutnya dan untuk kendaraan truk dikenakan tarif sebesar Rp 5.000 untuk satu jam pertama dan Rp 3.000 untuk jam berikutnya.

Pemerintah Kota Bandung sendiri telah memperkerjakan 700 juru parkir yang akan memandu warga yang hendak memarkirkan dan mengeluarkan kendaraannya. Dari Pantauan Sorot News, dari beberapa mesin parkir elektronik terlihat tidak adanya juru parkir yang menjaga, dan belum terlihat pula warga Bandung yang menggunakan mesin ini. Belum adanya sosialisasi kepada masyarakat maupun juru parkir bagaimana menggunakan mesin ini, ataupun untuk mendapatkan kartu e-parkir, menjadi problematika yang harus diselsaikan oleh Pihak Dinas Perhubungan Kota Bandung maupun Pemerintah Kota Bandung, supaya proyek ini tidak menghabiskan anggaran ataupun terbengkalai menjadi hiasan kota saja. .

Di tulis Oleh : Sorot.News, 01 Agustus 2017 Artikel asli >


Share On:

Anda belum login


0 Komentar



Suported By Kazee.id

Terms Of Use | Privacy Policy | About Us



News | Entertaiment | Biz&Tech | Lifestyle | Entermizzo | Sport


Follow Us On :