A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: HTTP_COOKIE

Filename: controllers/Detail.php

Line Number: 64

Backtrace:

File: /home/kazeeid/public_html/@news/application/controllers/Detail.php
Line: 64
Function: _error_handler

File: /home/kazeeid/public_html/@news/index.php
Line: 324
Function: require_once

SOROT.News-Waspada Ini Resikonya Jika Anak Terlalu Sering Bermain Media Sosial

Waspada Ini Resikonya Jika Anak Terlalu Sering Bermain Media Sosial

Sorot.News
Diterbitkan : 9 Agustus 2017| Kategori : Livestyle


Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Masyarakat Indonesia saat ini umumnya senang berbagi informasi melalui gadgetnya masing-masing, baik anak kecil hingga dewasa sudah tidak asing lagi bertukar informasi dengan media sosial yang banyak tersedia dan mudah untuk didapatkan di perangkat smartphone. Seiring perkembangan zaman bahkan anak SD sudah banyak yang memiliki akun-akun media sosial, tak jarang anak-anak dibawah umur saat ini banyak mendapatkan efek negatif dari penggunaan media sosial yang terlalu sering. Berikut ini ada 6 pengaruh negatif yang bisa diberikan sosial media untuk anak dan remaja:

1. Cyberbullying
Cyber bullying adalah kejadian manakala seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler. Ane coba sertain beserta contohnya walaupun bukan dari Indonesia tapi ini juga bisa terjadi di sekitar kita, seperti di salah satu media Instagram, bisa dilihat saling hujat yang melibatkan anak dan remaja semain bertumbuh pesat. Dari banyak kasus-kasus, cyberbullying telah banyak merenggut nyawa anak-anak.

2 . Penyebaran Informasi Pribadi
Penyebaran informasi-informasi pribadi pasti dengan mudah terjadi jika anda sudah bermain social media. Oleh karena itu peran orang tua sangatlah penting, orang tua harus mampu mengawasi anak anak dengan lebih seksama, karena kita tidak akan tau apa yang bakal terjadi jika seseorang diluar sana mengetahui informasi pribadi anak anda.

3. Pencurian Identitas
Hal ini dapat terjadi jika informasi pribadi anak anda telah diketahui dan tidak menutup kemungkinan bahwa identitas anak anda bakal disalah gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

4. Membagi Konten Foto/Video Yang Bukan Konsumsi Publik
Konten-konten yang seharusnya bukan menjadi konsumsi khalayak atau publik justru malah ramai menjadi tontonan bayak orang, termasuk anak-anak dan remaja. Foto-foto atau video pribadi dengan mudahnya dipublikasi dan ditemukan diberbagai media sosial, serta diakses oleh anak-anak dan remaja.

5. Terekspos Dengan Grup Yang Membahayakan/Ilegal & Rentan Terhadap Orang Dewasa Yang Berbahaya
Banyaknya tipe-tipe orang dan latar belakang yang berbeda di media sosial menjadikan media ini patut diwaspadai, sebab berkembang besarnya kejahatan didunia maia tidak menutup kemungkinan anak-anak untuk mengenal dan mengetahui penjahat siber semakin terbuka, belum lagi psikologis anak yang masih rentan terhadap informasi-informasi yang belum bisa disaring. Banyaknya kasus yang terjadi, seperti penculikan ataupun penipuan mengindikasikan bahwa media sosial dapat membuat anak dan remaja berhubungan dengan para penjahat siber.

6. Mengurangi Waktu Aktivitas Fisik
Anak-anak dan remaja yang sudah terpengaruh dengan media sosial, pasti lebih banyak menghabiskan waktunya di dunia internet. Dampaknya aktivitas fisik seperti berolahraga atau bermain dengan teman-teman sebayanya pun berkurang. Hal-hal ini akan berdampak besar, karena terjadi kesenjangan komunikasi yang mengakibatkan anak menjadi tanpa pengawasan dan lebih buruknya membuat anak lebih mementingkan diri sendiri, menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata dan sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata.

Media sosial memiliki dua sisi, selain bisa memberikan pengaruh positif, ternyata sosial media juga bisa memberikan pengaruh negatif pada orang. Salah satu golongan usia yang rentan terhadap pengaruh negatif sosial media adalah anak-anak dan para remaja. Untuk itu pengawasan dari para orang tua dalam memantau aktivitas anak-anaknya sangatlah diperlukan dan dibutuhkan, mau tidak mau. .

Di tulis Oleh : Sorot.News, 9 Agustus 2017 Artikel asli >


Share On:

Anda belum login


0 Komentar



Suported By Kazee.id

Terms Of Use | Privacy Policy | About Us



News | Entertaiment | Biz&Tech | Lifestyle | Entermizzo | Sport


Follow Us On :