A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: HTTP_COOKIE

Filename: controllers/Detail.php

Line Number: 64

Backtrace:

File: /home/kazeeid/public_html/@news/application/controllers/Detail.php
Line: 64
Function: _error_handler

File: /home/kazeeid/public_html/@news/index.php
Line: 324
Function: require_once

SOROT.News-Antisipasi Kampanye Hitam Selama Pemilu 2018 Bawaslu Bisa Bekukan Akun Medsos

Antisipasi Kampanye Hitam Selama Pemilu 2018 Bawaslu Bisa Bekukan Akun Medsos

Sorot.News
Diterbitkan : 2018-02-06| Kategori : News



Penyambutan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 akan berpotensi tercederai, apabila konten yang mengandung berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian beredar dengan bebas di media sosial. Dari realita saat ini, penanganan konten negatif belum sepenuhnya dilakukan secara optimal oleh perusahaan media sosial. Pengguna media sosial bisa mengunggah berbagai macam konten, baik terkait isu SARA, fitnah, maupun informasi bohong dan ujaran kebencian lainnya.

Dilansir dari Jawa Pos, Upaya mengantisipasi hoax alias informasi palsu dalam pilkada terus dilakukan. Mulai tahun ini Bawaslu memiliki kewenangan memantau dan merekomendasikan pembekuan akun media sosial (medsos) yang melakukan kampanye hitam. Kewenangan tersebut tertuang dalam memorandum of understanding (MoU) antara Bawaslu dengan KPU, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), serta sejumlah platform media sosial. Mulai Google, YouTube, Facebook, Twitter, BBM, Line, Bigo Live, Me Tube, hingga Live Me.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pihaknya akan membentuk satgas pemantau media sosial. Nanti satgas tersebut memantau pergerakan pembicaraan pada setiap akun di dunia maya. "Ada satu unit yang memonitor medsos," ujarnya setelah MoU di kantor Bawaslu, Jakarta, kemarin (31/1).

Selain itu, Bawaslu di semua tingkat juga akan membuka posko pengaduan terkait informasi hoax. Baik secara tatap muka maupun melalui akun-akun bawaslu di media sosial. Jika ada laporan atau temuan satgas, pihaknya akan menelisik lebih dalam konten yang diproduksi akun tersebut. "Konten (melanggar atau tidak) kami uji dengan parameter UU Pilkada dan PKPU," imbuhnya (Pict Validnews).

Di tulis Oleh : Sorot.News, 2018-02-06 Artikel asli >


Share On:

Anda belum login


0 Komentar



Suported By Kazee.id

Terms Of Use | Privacy Policy | About Us



News | Entertaiment | Biz&Tech | Lifestyle | Entermizzo | Sport


Follow Us On :