Puji Tanggapan Anwar Abbas Soal Larangan Bermasker di Masjid, Ngabalin Doakan Agar Tak Kumat Lagi

Makassar Terkini   Selasa, 4 Mei 2021

img

Puji tanggapan anwar abbas soal larangan bermasker di masjid, ngabalin doakan agar tak kumat lagi terkini.id, jakarta – ali mochtar ngabalin mengomentari tanggapan anwar abbas soal kejadian yang sempat viral di mana seorang pria dibentak-bentak dan diusir dari masjid karena memakai masker. Tenaga ahli utama kantor staf presiden (ksp) itu menyindir halus bahwa ia berharap anwar abbas akan tetap baik dan lurus-lurus saja pandangannya soal pemberlakuan protokol kesehatan (prokes). “santun amat, pa’tua ini menanggapi kisruh jama’ah yg dilarang bermasker oleh dkm al-amanah. Semoga usai ramadhan nanti tetap baik dan lurus-lurus saja pandangannya tentang pemberlakuan prokes.

Ingat ada haji ‘tomat’? pergi haji bertobat, balik jakarta kumat lagi kelakuannya, salam,” kata ngabalin melalui akun twitter-nya pada selasa, 4 mei 2021. Sebelumnya, anwar abbas sebagai wakil ketua umum majelis ulama indonesia (mui) menyambut baik kesepakatan damai dalam kisruh seorang jemaah yang di bekasi dilarang bermasker di dalam masjid. “bagus hasil kesepakatannya. Sudah sesuai dengan sikap dan pandangan mui.

Dari sini terlihat musyawarah itu penting karena lewat itulah kita akan bisa saling mengerti antara satu sama lain sehingga akhirnya mereka bisa menemukan kesepakatan bersama,” kata anwar abbas pada senin, 3 mei 2021, dilansir dari dari detik news. Anwar abbas mengatakan bahwa sudah sepatutnya masyarakat menghadapi pandemi dengan kepercayaan bahwa musibah terjadi atas kehendak tuhan. Akan tetapi, manusia juga harus berupaya untuk menghadapinya, yaitu dengan menjaga diri. “memang dalam menghadapi masalah pandemi kita harus menghadapinya dengan penuh keimanan serta percaya bahwa setiap musibah yang terjadi di atas bumi ini, dan pada diri kita semuanya telah tercatat di lauhulmahfuz sana, termasuk kematian.

Tetapi sebagai manusia kita disuruh oleh allah swt untuk berusaha untuk menghadapi masalah-masalah yang kita hadapi,” ujar anwar abbas. “itulah sebabnya nabi melarang orang untuk masuk ke dalam daerah yang terkena wabah dan atau keluar dari daerah tersebut. Ini menunjukkan bahwa meskipun tuhan sudah menentukan takdir kita masing-masing tapi kita kan tidak tahu takdir kita itu seperti apa. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga diri kita,” sambungnya.

Anwar abbas menceritakan sikap umar bin khattab yang batal melanjutkan perjalanan ke daerah yang sedang dilanda wabah. “oleh karena itu, pandemi ini tidak cukup kita hadapi dengan iman saja, tapi harus juga dengan ilmu. Bukankah tuhan sudah mengatakan bahwa allah akan mengangkat orang yang beriman dan berilmu itu beberapa derajat lebih tinggi,” kata anwar abbas. “dan di ayat yang lain tuhan mengatakan kita disuruh untuk melakukan amal salih dengan menerapkan keimanan dan ilmu yang sudah kita miliki tersebut ke dalam tindakan dan perbuatan yang kita lakukan,” tambahnya.


Baca Juga

0  Komentar